
Sony Akhiri Era Game Fisik PlayStation Mulai 2028!
Sony Resmi Umumkan — Game Fisik PlayStation Berakhir 2028
Kabar yang sempat jadi spekulasi akhirnya resmi diumumkan: Sony Interactive Entertainment (SIE) menyatakan bahwa mulai Januari 2028, semua game baru untuk platform PlayStation tidak akan lagi dirilis dalam format cakram fisik. Artinya, era "kaset PS" yang sudah bertahan lebih dari tiga dekade sejak PlayStation pertama meluncur pada 1994 akan resmi berakhir.
Keputusan ini diumumkan oleh Senior Director Content Communications SIE, Sid Shuman, melalui blog resmi PlayStation. Menurut Sid, perubahan ini diambil karena mayoritas pemain kini lebih memilih membeli game secara digital. "Preferensi terhadap media digital kini jauh melampaui cakram fisik," jelasnya.
Video: Jagat Play ID / YouTube
Apa yang Berubah?
Mulai Januari 2028:
- Semua game first-party dan third-party PlayStation baru hanya tersedia dalam format digital
- PlayStation Store akan menjadi satu-satunya platform untuk membeli game baru secara langsung
- Toko ritel tetap bisa menjual kode unduhan (digital download code)
- Game yang sudah dirilis sebelum Januari 2028 masih akan tersedia dalam bentuk Blu-ray disc seperti biasa
Sony juga sudah memulai proses transisi dengan merilis varian konsol tanpa disc drive seperti PlayStation 5 Digital Edition. Bahkan, Rockstar Games juga mengumumkan bahwa Grand Theft Auto VI (GTA VI) akan hadir tanpa versi cakram fisik, setidaknya untuk saat ini.
Dampak buat Gamer Indonesia
Keputusan ini menjadi perhatian khusus bagi gamer Indonesia yang masih sangat terbiasa dengan ekosistem game fisik — termasuk tradisi "patungan beli kaset PS" dan jual-beli game bekas yang sudah jadi budaya sejak era PS1.
Beberapa dampak langsung yang perlu diperhatikan:
- Hilangnya pasar game bekas: Game digital tidak bisa dijual kembali seperti kaset PS fisik. Ini artinya nilai investasi game akan berkurang drastis.
- Keterbatasan akses: Tidak semua gamer punya akses internet cepat atau metode pembayaran digital. Biaya internet di Indonesia masih jadi kendala buat download game AAA yang ukurannya bisa 50-100 GB.
- Koleksi fisik: Buat kolektor, game fisik adalah barang berharga dengan artwork, poster, dan buku manual. Semua itu akan hilang di era digital.
Apakah Ini Langkah yang Tepat?
Dari sisi bisnis, langkah Sony ini masuk akal. Margin penjualan digital lebih tinggi karena tidak ada biaya produksi cakram, distribusi, maupun bagi hasil ke toko ritel. Data menunjukkan bahwa 70-80% penjualan game PlayStation saat ini sudah dalam format digital di negara-negara maju.
Tapi di negara berkembang seperti Indonesia, Filipina, dan Brasil, game fisik masih jadi pilihan utama karena akses yang lebih mudah dan harga yang lebih kompetitif di pasar sekunder. Inilah yang membuat keputusan Sony terasa terlalu cepat bagi sebagian besar gamer Indonesia.
Persiapan yang Bisa Dilakukan Sekarang
Sampai Januari 2028 masih ada waktu hampir 1,5 tahun. Buat yang masih ingin menikmati game fisik, sekarang saatnya memburu rilisan yang diincar sebelum semuanya pindah ke digital. Di sisi lain, mulai biasakan diri dengan pembayaran digital dan pastikan kamu punya metode pembayaran yang compatible dengan PlayStation Store.
Dan untuk tetap bisa menikmati game-game kesukaan — top up diamond game favoritmu di Melostore dengan harga paling bersahabat!
Sumber: KompasTekno / PlayStation Blog / Eurogamer
Top Up Game Favorit di Melostore